, ,

Dalam Rangka Peningkatan Layanan Kesehatan, DPRD Sigi Kunjungi Dinkes Mamuju Tengah

oleh -784 Dilihat

DPRD Sigi Jalin Sinergi dengan Mamuju Tengah: Belajar dari Lumbung Inovasi Kesehatan di Sulawesi Barat

Agen Berita Polewali– Dalam upaya serius meningkatkan kualitas layanan kesehatan untuk masyarakatnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, melakukan terobosan dengan melakukan kunjungan kerja (kunker) lintas provinsi.

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah misi pembelajaran yang ambisius. Tujuannya jelas: mempelajari, mengadopsi, dan mengadaptasi praktik-praktik terbaik (best practices) yang telah sukses diimplementasikan oleh Dinkes Mamuju Tengah, serta membangun jembatan koordinasi lintas sektor yang lebih kokoh.

Sambutan Hangat dan Semangat Berbagi

Rombongan legislatif Sigi yang terdiri dari sejumlah anggota terkemuka, seperti Dahyar Repajori, Jalil, Abdul Rifai, Fadlin, Candra Jafar, Endang, Fera, Eliyanti, Sumi, dan Yakub Ntango, disambut dengan hangat oleh Kepala Dinkes Kabupaten Mamuju Tengah, Setya Bero.

Dalam Rangka Peningkatan Layanan Kesehatan, DPRD Sigi Kunjungi Dinkes Mamuju Tengah
Dalam Rangka Peningkatan Layanan Kesehatan, DPRD Sigi Kunjungi Dinkes Mamuju Tengah

Baca Juga: Kebakaran Lahan Di Dusun Pakkandoang, Polsek Binuang Datangi TKP

Dalam sambutannya, Setya Bero menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas dipilihnya Mamuju Tengah sebagai tujuan studi banding. “Kami merasa bangga dan bahagia atas kunjungan anggota DPRD Sigi di Kabupaten Mamuju Tengah ini.

Mengapa Mamuju Tengah? Mengejar Impian “Satu Kecamatan Satu Puskesmas”

Pertanyaan utama yang mungkin muncul adalah, apa yang membuat DPRD Sigi tertarik untuk belajar ke Mamuju Tengah, sebuah kabupaten yang relatif muda? Jawabannya terletak pada komitmen dan inovasi nyata di bidang kesehatan yang telah dilakukan oleh pemerintah setempat.

Wakil Ketua I DPRD Sigi, Ilham, tidak menyembunyikan kekagumannya. “Saya sangat terkesan dengan kebijakan satu kecamatan satu Puskesmas di Kabupaten Mamuju Tengah.

Ilham lebih lanjut membeberkan sebuah contoh konkret yang menjadi perhatian khusus rombongannya. “Bahkan, ada satu desa yang memiliki puskesmas mandiri karena lokasinya yang jauh dan terisolir.

Kebijakan ini menunjukkan pemahaman mendalam bahwa infrastruktur kesehatan adalah tulang punggung dari sistem kesehatan nasional. Puskesmas yang memadai, dengan tenaga kesehatan yang lengkap, adalah garda terdepan dalam upaya promotif, preventif, dan kuratif bagi masyarakat.

Lebih dari Sekadar Bangunan: Belajar Tata Kelola dan Komitmen Anggaran

Kunker ini jelas melihat lebih dalam daripada sekadar fisik bangunan. Anggota DPRD Sigi hadir untuk memahami hal-hal di balik kesuksesan tersebut:

  1. Komitmen Politik dan Anggaran: Bagaimana Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, dengan dukungan dari DPRD-nya, mampu mengalokasikan anggaran yang memadai dan berkelanjutan untuk pembangunan dan operasional puskesmas. Ini adalah pelajaran berharga tentang bagaimana visi kesehatan diterjemahkan ke dalam APBD.

  2. Manajemen Layanan dan SDM: Bagaimana Dinkes Mamuju Tengah mengelola sumber daya manusia kesehatan, mendistribusikannya secara merata, dan memastikan kualitas layanan di setiap unit tetap terjaga.

  3. Inovasi Layanan Terpencil: Konsep “Puskesmas Mandiri” untuk daerah terisolir menjadi fokus penting. Bagaimana model ini dijalankan, dari segi logistik, teknologi (mungkin telemedisin), dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

  4. Koordinasi Lintas Sektor: Sinergi antara Dinkes dengan dinas lainnya, seperti Pekerjaan Umum untuk infrastruktur, Komunikasi dan Informatika untuk jaringan, dan Perhubungan untuk aksesibilitas.

Dampak dan Harapan ke Depan: Memetik Manfaat untuk Masyarakat Sigi

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi batu pijakan bagi percepatan pembangunan kesehatan di Sigi. Ilham menegaskan bahwa tujuan akhirnya adalah manfaat bagi masyarakat. “Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat hubungan antara kedua pihak, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.”

Pelajaran dari Mamuju Tengah diharapkan dapat menginspirasi kebijakan serupa atau bahkan lebih baik di Kabupaten Sigi. Anggota DPRD yang hadir akan memiliki perspektif dan referensi nyata saat melakukan fungsi anggaran, pengawasan, dan legislasi di bidang kesehatan.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.