Banyak Aspal Mengelupas Akibat Banjir, 34 Titik Jalan di Bekasi Rusak
Agen Berita Polewali – Banyak Aspal Mengelupas Banjir yang melanda Kota Bekasi beberapa waktu lalu meninggalkan dampak besar, tidak hanya pada pemukiman warga tetapi juga infrastruktur jalan yang kini terancam memburuk. Sebanyak 34 titik jalan di berbagai wilayah Kota Bekasi mengalami kerusakan parah akibat genangan air yang cukup lama. Kerusakan tersebut terutama terlihat pada permukaan aspal yang mengelupas dan retak, menyebabkan kondisi jalan menjadi berbahaya bagi pengendara.
Menurut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, banjir yang terjadi pada awal bulan ini telah menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan yang cukup signifikan. Jalan-jalan yang sebelumnya lancar kini dipenuhi dengan keretakan, lubang besar, dan aspal yang terkelupas, membuat para pengendara merasa khawatir akan keselamatan mereka. Di beberapa lokasi, permukaan jalan yang terendam air lebih dari dua hari berturut-turut menjadi tidak rata dan berisiko menimbulkan kecelakaan.
Titik-Titik Kerusakan Parah
Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh Dinas PUPR, 34 titik jalan yang rusak tersebar di beberapa kecamatan di Bekasi, termasuk Bekasi Selatan, Bekasi Barat, dan Medan Satria. Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari aspal yang mengelupas hingga struktur jalan yang terdampak oleh daya tekanan air banjir yang sangat kuat.
Sebagian besar kerusakan ini terjadi pada jalan-jalan yang memang memiliki saluran drainase yang buruk atau tidak memadai, sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik dan menyebabkan genangan yang berlangsung lama. Dalam kondisi seperti ini, aspal jalan yang terendam air dalam waktu lama menjadi rapuh dan mudah terkelupas atau rusak.
Beberapa titik yang sangat terdampak antara lain:
Jalan Raya Narogong, Bekasi Timur, yang memiliki banyak keretakan dan lubang besar akibat aspal yang terkelupas.
Yani, Bekasi Barat, yang terlihat banyak bagian aspalnya terangkat dan terkikis.
Baca Juga: Kanada Setuju Jual 30 Paus Beluga ke AS Tolak Pengiriman ke China
Penyebab Kerusakan Jalan Akibat Banjir<
Salah satu dampak dari banjir panjang adalah daya tahan aspal yang semakin menurun. Kombinasi antara genangan air yang cukup lama dan panas matahari setelah banjir membuat permukaan jalan mudah terkelupas. Air yang meresap ke dalam struktur aspal menyebabkan material pengikat dalam aspal mengendur, menjadikan permukaan jalan lebih rapuh dan mudah rusak.
Menurut Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi, Herman Susilo, salah satu faktor yang membuat kerusakan jalan semakin parah adalah banyaknya jalan yang tidak memiliki lapisan drainase yang cukup dalam. “Saat jalan terendam air terlalu lama, struktur jalan menjadi lebih mudah rusak. Hal ini sangat tergantung pada kualitas aspal dan saluran drainase yang ada,” ujarnya.
Banyak Aspal Mengelupas Dampak pada Pengendara dan Masyarakat
Kerusakan jalan yang parah tentu saja memberikan dampak langsung pada pengendara dan masyarakat. Banyak pengendara sepeda motor dan mobil yang mengalami kesulitan melintas di jalan-jalan yang rusak tersebut, terutama saat hujan atau malam hari. Lubang-lubang besar dan permukaan jalan yang tidak rata dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas, seperti terjatuhnya pengendara sepeda motor atau bahkan kecelakaan mobil yang melibatkan kerusakan pada bagian bawah kendaraan.
Selain itu, jalan yang rusak juga memperlambat laju kendaraan, menyebabkan kemacetan yang lebih parah di beberapa titik jalan utama. Bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan yang terdampak, kondisi ini menambah kesulitan dalam mobilitas sehari-hari. Di beberapa tempat, warga juga mengeluhkan kondisi debu dan kotoran yang terbawa oleh kendaraan yang melintasi jalan yang rusak, sehingga mengganggu kenyamanan mereka.
Pemerintah Siapkan Perbaikan Jalan
Pemerintah Kota Bekasi telah menyatakan bahwa mereka akan segera melakukan perbaikan pada jalan-jalan yang rusak akibat banjir ini.
“Perbaikan jalan akan dimulai segera. Kami sedang merencanakan peningkatan kualitas jalan, seperti perbaikan saluran drainase dan peningkatan ketebalan lapisan aspal di daerah yang sering tergenang,” kata Herman Susilo.





